Kebudayaan

Latest Posts

Manusia Roso yang Membelah Hutan Beton Kota

Roso dalam pemahaman orang Jawa dimaknai sebagai kekuatan seseorang yang berjiwa tegar, tangguh atau kuat. Ia mampu mengatasi berbagai macam persoalan yang tengah [lanjut baca]

Hambatan dan Tantangan Penghayat Perempuan di Tengah Diskriminasi

Keberadaan para penghayat Kepercayaan menghadapi beragam tantangan di masyarakat. Mereka mengalami peminggiran, diskriminasi, pengucilan, tindakan radikalisme dan stigma negatif karena dianggap tidak berkeTuhanan. [lanjut baca]

Kejahatan Perang Belanda: Memaafkan Tapi Tidak Melupakan

Debat Publik Kejahatan Perang Belanda Isu kejahatan perang Belanda di masa Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949 mengemuka setelah sejumlah kasus mulai terbuka. Sejarawan Belanda, [lanjut baca]

Masalah-Masalah Dekolonisasi

Istilah dekolonisasi tak asing bagi saya. Selain itu, saya turut mengenal kajian pascakolonial yang merupakan aliran kritis atau tradisi intelektual yang mempersoalkan masa [lanjut baca]

Pandangan Kolonial dalam Dekolonisasi Benda Peninggalan Indonesia

“Kuliah ini bukan tentang bagaimana seharusnya orang Indonesia mendekolonisasi situs warisannya. Kuliah ini berbicara tentang cara orang Indonesia yang telah mendekolonisasi situs warisan [lanjut baca]

Wanita-Wanita Perkasa

Wanita Berjuang dalam Kekangan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menuangkan kata wanita dengan arti wanita dewasa. Sedangkan dalam Bahasa Jawa kata wanita berasal [lanjut baca]

Bermurah-hatilah pada para Korban Indonesia

Belanda memilih untuk menyelidiki masa lalunya kembali daripada mengakui penderitaan para penyintas Untuk pertama kalinya, anggota parlemen di Komisi Urusan Luar Negeri menerima [lanjut baca]

Ekonomi Politik Pascakolonial Indonesia-Belanda

Latar Belakang Indonesia dan Belanda merupakan dua bangsa yang terhubung melalui sejarah kolonialisme. Sejarah rumit dan pelik itu yang berlangsung selama berabad-abad lamanya [lanjut baca]

Dilema Buku Bajakan di Lingkungan Kampus

Lahirnya sebuah buku merupakan proses yang tidak bisa dikatakan mudah. Berawal dari penulis lalu penerbit dilanjutkan oleh distributor menuju penjual hingga sampai ke [lanjut baca]

Melani Budianta: Kurasi Lebih Baik daripada Kanon Sastra

Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) baru-baru ini dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diselenggarakan di Jakarta, 5-9 Desember 2018 lalu. Bidang sastra turut [lanjut baca]

Punk Muslim: Kemanusiaan dan Politik Kebudayaan

Penulis:  Moch. Zainul Arifin Penyunting: Adek Risma Dedees Kosa kata apa yang mampu mendeskripsikan kondisi kemanusiaan dan kebudayaan kita hari-hari ini? Dan kira-kira [lanjut baca]

Palang Merah Berdarah: Kesaksian J.S. Suwarso* (Bagian 1)

Penulis: Yongky Gigih Prasisko Latar Belakang: 19 Desember 1948, Belanda melanggar perjanjian Renville dengan menyerang ibu kota Republik Indonesia, Yogyakarta. Sebelumnya perjanjian Linggarjati [lanjut baca]

Penelitian Belanda: Dekolonisasi atau Rekolonisasi Sejarah?

Kamis malam, 13 September 2018, bertempat di Pakhuis de Zwijger, Amsterdam, Belanda, berlangsung acara publik kedua tentang penelitian Belanda tahun 1945-1949. Acara tersebut, [lanjut baca]

JEFFRY PONDAAG: TIDAK ADA SATU NEGARA YANG MEMBENARKAN KOLONIALISME SAMPAI SEKARANG

Pada 14 September 2017, proyek penelitian “Decolonization, Violence and War in Indonesia, 1945-1950” diluncurkan di Belanda. Proyek penelitian ini meneliti tentang “kekerasan ekstrim” [lanjut baca]

SIAPA YANG DIUNTUNGKAN DARI PROYEK RISET BELANDA TENTANG MASA PERANG 1945-1950 DI INDONESIA?

Sebagai orang Indonesia dan juga calon pengacara Australia yang tertarik dengan isu-isu yang berkaitan dengan segala aspek berwacana pasca-kolonial masyarakat kontemporer Indonesia, saya [lanjut baca]

Mubyarto: Jayalah Ekonomi Kerakyatan!

Pembangunan ekonomi sangat mempengaruhi tingkat kemakmuran suatu negara. Namun, pembangunan ekonomi yang sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar tidak akan secara otomatis membawa kesejahteraan [lanjut baca]

Budaya Ruang Ketiga dari Homi K. Bhabha

Pertemuan yang Konfliktual dan Antagonistik Buku Homi K. Bhabha The Location of Culture (1994) merupakan kumpulan tulisan yang telah diterbitkan pada beberapa karya [lanjut baca]

Kota yang Kehilangan Hantu-hantunya

Kota adalah kumpulan dari pemikiran. Mulanya ia adalah tanah tak berpenghuni. Kemudian manusia datang, berpikir, dan membangun. Mulailah tanah itu dijejali bangunan yang [lanjut baca]

Festival Film Surabaya 2016: Catatan tentang Borjuis-Bohemian

Berbicara tentang festival film, tak dapat dipungkiri, kita sedang membicarakan potensi kelas menengah. David Brooks menyebutnya sebagai kelas ‘Bobo’ (Borjuis-Bohemian). Mereka adalah kelompok [lanjut baca]

Psikoanalisa, Dongeng Hiburan yang ‘Saintifik’

Jika anda menyaksikan film dokumenter karya Slavoz Zizek tentang analisis film, anda akan menjumpai tebaran teori psikoanalisa beserta istilah-istilah teknisnya. Zizek dengan fasih [lanjut baca]

Yang Tersisa dari Adab Berpolitik di Indonesia

Potret sengkarutnya kondisi politik di Indonesia selalu dapat dilihat menjelang momen-momen politik; Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 misalnya. Seolah mengulang sejarah ketika Jokowi-Ahok [lanjut baca]

Dilema Menteri Susi: Antara Nelayan dan Kemaritiman Indonesia

Bertepatan dengan perayaan Hari Nelayan Nasional, 6 April 2016 lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, didemo besar-besaran oleh ribuan nelayan [lanjut baca]

Masakan dan Bahasa: Melawan Stereotipikal Kultural

Cita rasa masakan sering dikaitkan dengan identitas kultural. Misalnya, masakan Yogyakarta yang didominasi oleh rasa manis dan berbumbu samar seturut dengan cara berkomunikasi [lanjut baca]

Menggantungkan Masa Depan di Era Kekeliruan Informasi

Revolusi digital berimplikasi besar terhadap kemunculan masyarakat informasi, masyarakat yang memiliki kapabilitas ekonomi, sosial, kultural, hingga militer yang berbasis pada informasi. Lalu-lalang transfer [lanjut baca]

Memasak Sayur Tanpa Sayuran

Belakangan, jika menonton film-film keluaran Hollywood yang tayang ulang di televisi menuntut kita menggunakan imajinasi yang lebih. Bukan karena ragam bahasa yang digunakan, [lanjut baca]

LGBT Lebih dari Sekadar ‘Fan Club’

Masyarakat kontemporer ditandai dengan serba ketidakmenentuan karena berbagai macam arus informasi yang silang sengkarut. Hal ini turut didukung oleh kemajuan teknologi yang kemudian [lanjut baca]

Menyikat Gigi Selepas Makan Siang

Penulis Naked Traveller, Trinity, sewaktu melanjutkan studi di Filipina, bercerita tentang kebiasaan dan kedisiplinan orang-orang muda di Manila dalam merawat kebersihan gigi dan [lanjut baca]

Warung Kopi Viral

Menenteng ‘Warung Kopi’ Viral Kemana-mana Seorang teman jauh-jauh dari ujung Sumatera sana ketika sampai di Yogyakarta ingin sekali pulang kampung. Bukan kangen pada [lanjut baca]

Strukturasi LGBT

Strukturasi adalah interaksi yang dilakukan oleh aktor sosial dan struktur sosial yang membentuk repetisi sosial. Sekurang-kurangnya ada tiga struktur yang disebutkan Giddens dalam [lanjut baca]

Mitos Pedalungan

Kawasan pesisir utara Jawa Timur, yang terbentang dari Tuban, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, sampai Banyuwangi, secara historis memiliki kedekatan hubungan dengan pulau seberangnya, [lanjut baca]

Invasi Kebudayaan : Dibalik Persaudaraan Jepang-Indonesia

Korea Selatan, setelah mengalami kemunduran ekonomi yang cukup signifikan pada tahun 1998, mengkreasikan sebuah strategi soft power untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi, yang [lanjut baca]

Leave a Reply