Brikolase.com – The Royal Swedish Academy of Sciences secara resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Kimia 2025 kepada tiga ilmuwan:
1. Susumu Kitagawa (Kyoto University, Jepang)
2. Richard Robson (University of Melbourne, Australia)
3 Omar M. Yaghi (University of California, Berkeley, AS)
Penghargaan ini diberikan “atas pengembangan metal–organic frameworks (MOFs)”, sebuah material molekuler berpori yang membuka terobosan besar dalam kimia material modern.
Apa Itu Metal–Organic Frameworks (MOFs)?
MOFs adalah kristal molekuler unik yang memiliki miliaran rongga mikro di dalamnya.
Rongga ini berfungsi seperti “ruangan kimia” yang mampu menangkap, menyaring, atau menyimpan zat tertentu.
“Metal–organic frameworks memiliki potensi luar biasa, membuka peluang material khusus dengan fungsi baru yang belum pernah ada sebelumnya,”
ujar Heiner Linke, Ketua Nobel Committee for Chemistry, dikutip dari laman resmi nobelprize.org.
MOFs dianggap penemuan yang sangat strategis untuk masa depan bumi karena dapat digunakan untuk menghadapi berbagai krisis global seperti:
1. Perubahan Iklim: Menangkap CO₂ langsung dari udara
2. Krisis Air Bersih: Memanen air dari udara gurun
3. Polusi Industri: Menyaring gas beracun
4. Limbah Kimia: Mengurai obat-obatan yang mencemari air
5. Bahan Bakar Masa Depan: Menyimpan hidrogen untuk energi
Proses Penemuan MOFs
Penemuan MOFs tidak terjadi dalam semalam. Perjalanan ilmiahnya dimulai sejak 1989, ketika Richard Robson pertama kali menyusun kristal berpori dari ion tembaga dan molekul organik.
Struktur kristal ini ibarat berlian dengan jutaan rongga di dalamnya. Namun, masalahnya ia mudah runtuh dan tidak stabil.
Lalu dua ilmuwan lain memperbaiki fondasinya. Susumu Kitagawa (1992) membuktikan bahwa gas dapat keluar masuk MOFs, dan material ini bahkan bisa dibuat fleksibel.
Omar M. Yaghi (1995–2003) menciptakan struktur MOFs yang sangat stabil dan dapat dimodifikasi secara rasional sesuai kebutuhan.
Hasilnya? Tercipta lebih dari 100.000 jenis MOFs dengan fungsi berbeda di seluruh dunia.
Penemuan MOFs menjadi tonggak sejarah baru dalam kimia material.
Kemampuannya menangkap karbon, menyaring polutan berbahaya, hingga memanen air dari udara gurun menjadikan MOFs sebagai teknologi penyelamat masa depan, bukan sekadar penemuan laboratorium biasa.***
Bacaan terkait
Pemred Media Brikolase
Editor in chief
Email:
yongky@brikolase.com / yongky.g.prasisko@gmail.com

