Sinema

Latest Posts

Dewi Umaya: Kita Butuh Banyak Ruang untuk Menayangkan Film Kita

Dunia film Indonesia hari ini, terutama film arus utama, telah masuk dalam sistem pasar yang menjadikannya bersifat komersil. Kesuksesan sebuah film turut ditentukan [lanjut baca]

Hariadi: Bioskop Keliling Ujung Tombak Film Nasional

Selasa (29/10/2019), redaktur Brikolase bejumpa dengan Hariadi, mantan pengusaha bioskop keliling era 70-80an di Indonesia. Ia berkisah tentang sepak terjangnya membangun usaha bioskop [lanjut baca]

Metamorfosis Hasrat Kolonial dalam Black Night

Dua orang laki-laki tua berwajah mirip, dua orang anak memegang lentera, seorang anak perempuan tergeletak berdarah di atas es, panggung berlatar hujan salju, [lanjut baca]

Kematian di Balik Kejayaan Singapura: Ulasan Atas Film Ilo Ilo

Ilo Ilo ialah film yang berkisah tentang kehidupan sebuah keluarga menengah di Singapura yang tengah didera krisis ekonomi Asia. Krisis ekonomi Asia adalah [lanjut baca]

Menonton Elephant, Menonton Bangsa Sendiri

Film Elephant menarasikan serangkaian tembak-menembak nirdialog antarwarga sipil di Irlandia. Pembunuhan tersebut berlatar konflik sipil antara kelompok Protestan dan Katolik. Perseteruan yang terjadi [lanjut baca]

The Insider: Mengupayakan Kebenaran di Tengah Jurnalisme Pasar

Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran. Bill Kovach & Tom Rosenstiel Sebagai film yang diadaptasi dari sebuah kisah nyata, The Insider banyak memberi [lanjut baca]

A Copy of My Mind : Kapsul Waktu Indonesia dalam Realitas Urban

Realitas kehidupan masyarakat urban berusaha dikisahkan dalam film A Copy of My Mind yang disutradarai Joko Anwar. Masyarakat urban yang menjadi ikon Negara [lanjut baca]

Jogja-Netpac Asian Film Festival 10, 2015 – Catatan Pengalaman Menonton

Perhelatan Jogja-Netpac, salah satu festival film terkeren di dunia dalam lingkup Asia yang berpusat di Yogyakarta, baru saja selesai. Saya dua kali mengikuti [lanjut baca]

The Hateful Eight : Kebencian Atas Tubuh

The Hateful 8 (2015), film kedelapan Quentin Tarantino ini dibuka dengan akting seorang nigger, Major Marquis Warren (Samuel L. Jackson) duduk santai sembari [lanjut baca]

Medea dan Siti : Potret Perempuan Real dan Palsu

 Medea : Perempuan Real My mind is clear. I go to slay My children … I their mother, touched of none Beside Born [lanjut baca]

Leave a Reply